Sedikit Ulasan Mengenai Seni Batik Lukis Malam

Sesungguhnya yang dinamakan batik lukis malaman itu wajib menggunakan obat malam! Bukan obat pewarna warni yang sekarang lagi tren semacam batik lukis ornamen. Batik lukis malam dulu sudah pernah booming di zamannya, tepatnya pada tahun 1966. Berdasarkan hasil survey dari para bigbos batik di Pekalongan yang sudah sarat pengalaman, batik lukis malam memiliki banyak keunggulan dibandingkan batik lainnya. Batik lukis malam dijamin lebih awet warnanya, bisa bertahan puluhan tahun. Ketika dicuci, akan semakin kuat warnanya. Batik lukis malam dibuat tidak menggunakan mal/alat cetak, namun langsung memakai kuas. Untuk pekerjanya, hampir dipastikan sudah mulai punah karena hanya orang klasik/jaman dulu yang bisa melukis halusan langsung menggunakan obat malam. Di Pekalongan hanya 3-5 tempat produksi saja yang masih memproduksi batik lukis malam secara tradisional. Nah.. Batik mumaddah salah satu yang beruntung bisa melestarikan budaya batik lukis malam halusan dari sekian gelintir produsen batik lukis malam.


Mengapa pada tahun 1966 batik malam sempat booming lalu setelahnya seperti hilang ditelan bumi?? Masih adakah eksistensi batik malam saat ini? Dari sinilah ide-ide baru ke-kreatif-an anak-anak muda bangsa Indonesia khususnya Pekalongan. Kami bisa mengkombinsikan motif klasik dengan motif milenial yang identik dengan zaman now dan muncullah karya-karya batik lukis ornamen yang menghiasi seni batik Pekalongan, sehingga masih bisa dilestarikan , walaupun media obatnya beda dan rata-rata pekerjanya masih kaula muda. Aslinya yang namanya seni itu tidak bisa dihargai dengan uang tapi tetap menganut mangsa pasar ekonomi di Indonesia mayoritas kaum menengah ke bawah. jadi masih banyak yang mampu membeli sarung batik lukis malam tersebut. Dibandingkan dengan batik tulis yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *